![]() |
| asepnur.com |
Dalam sistem ekonomi Islam telah melahirkan banyak
institusi-institusi yang berlandaskan Syariah. Selain perbankan syariah yang
sedang di agung-agungkan akan mengalahkan dominasi kapitalisme, kini muncul
Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang merupakan salah satu produk dari implementasi
sistem ekonomi Islam terhadap masyarakat.
Penggunaan istilah BMT diambil dari kata-kata Baitul Maal wa Baitul
Tamwil, yang kemudian dalam perkembangannya menjadi Baitul maal wa Tamwil yang
disingkat menjadi BMT. Ada
dua bagian dari BMT yang keduanya memiliki fungsi dan pengertian yang berbeda.
Baitul maal merupakan lembaga penerimaan zakat, infak,
shadaqah dan sekaligus menjalankannya sesuai dengan peraturan dan amanahnya.
Sedangkan Baitul Maal wa Tamwil adalah lembaga keuangan yang berorientasi
bisnis dengan mengembangkan usaha-usaha produktif dan investasi dalam
meningkatkan kualitas kehidupan ekonomi masyarakat terutama masyarakat dengan
usaha skala kecil.
Berdasarkan ketentuan yang dimiliki oleh BMT khususnya BMT MADE
DEMAk inilah praktek pengalaman lapangan (PPL) bagi mahasiswa program studi
ekonomi Islam jurusan Syariah Sekolah Tinggi
Agama Islam Negeri Kudus dilakukan PPL sangat diperlukan untuk dapat memahami
bagaimana sistem kerja BMT khususnya yang ada di BMT MADE DEMAK.
Dan
tentunya diharapkan menjadi bekal para mahasiswa-mahasiswi untuk bekerja di
dunia ekonomi Syariah suatu hari nanti. Sebagai objek dalam Praktek Pengalaman
Lapangan (PPL), yang dilaksanakan pada tanggal 17 juni sampai 15 juli 2014
adalah BMT MADE DEMAK yang beralamat di Jl. Pemuda No.101 Demak (0291) 685025.
Penyusunan laporan praktik pengalaman lapangan (PPL) di buat guna memenuhi syarat untuk menyelesaikan mata kuliah praktik pengalaman lapangan (PPL) pada program studi ekonomi islam jurusan syari’ah di STAIN kudus. Laporan ini sangat wajib, karena akan menentukan nilai akhir kita dalam praktikum. jadi kita harus menyusunnya dengan sebaik mungkin.

0 komentar: